Tulisan kali ini ingin sedikit memberi motivasi dan inspirasi hehe, bagaimana dan apa sih Produktif itu? Karena terngiang-ngiang dikepala karena dampak Covid-19 ini agar terus membuat saya selalu rebahan, tapi bagaimana jika kita menjadi produktif disaat pandemi seperti ini? Yuk kita bahas.

 

 Secara umum produktif itu artinya adalah menghasilkan sesuatu apapun itu baik uang, pemahaman, kesehatan, kepuasan, dll. Cara untuk menjadi produktif juga bisa bermacam-macam dan hasilnya juga beragam tergantung dari apa yang kita lakukan. Modal utama agar produktif itu apa? Jawabannya Waktu, kenapa? Karena proses kita dalam menghasilkan sesuatu itu pastinya perlu yang namanya waktu.

 

Terlepas dari skill dan fasilitas yang anda miliki, jika anda tidak memiliki satu aspek ini maka semua itu tidak akan dapat digunakan secara maksimal. Saat saya menulis artikel ini saya juga menggunakan waktu saya agar menghasilkan sesuatu, apa itu? Tentu saja tulisan yang saat ini anda baca. Nah, saat pandemi waktu dirumah tentunya sudah kita dapatkan, sekarang hanya tergantung anda mau menggunakan waktu itu sebagai modal agar produktif atau tidak.

 

Disini saya membagi Produktif dalam 3 tingkatan :

1. Produktif Tingkat 1

Produktif dalam tingkat ini adalah dimana kita bisa menghasilkan sesuatu yang nantinya hasil itu dapat kita nikmati sendiri dan tidak untuk konsumsi publik. Contohnya anda menulis sebuah cerita atau novel, maka anda sudah dikatakan Produktif tingkat 1 karena sudah menghasilkan sesuatu yaitu karya novel namun novel anda tulis itu hanya cukup anda nikmati dan ketahui sendiri saja tanpa ada orang lain yang mengetahuinya.

 

Contoh lain lagi adalah anda membantu orang tua dalam melakukan pekerjaan rumah tangga dirumah, maka anda juga menghasilkan sesuatu yaitu kebersihan rumah dan tentunya mendapat pahala maka itu juga menjadi sebab anda dikatakan produktif.

 

2. Produktif Tingkat 2

Dalam tahap ini apa yang anda hasilkan dapat dinikmati orang lain dan menghasilkan sesuatu seprti kritik, saran, apresiasi, bahkan uang. Dalam tahap ini bekerja merupakan Produktif tingkat 2, ini juga termasuk pada mereka yang menjual karyanya agar mendapatkan uang.

 

Sekarang sudah banyak tersedia media-media untuk mengekspresikan apa saja yang kita inginkan, mulai dari video, audio, tulisan, dan masih banyak lagi. Jika dimanfaatkan secara maksimal maka anda bisa mendapatkan hasil yang lebih baik daripada karya atau sesuatu yang anda hasilkan hanya dikonsumsi pribadi, anda bisa terus memperbaiki karya dan pekerjaan anda karena kritik dan saran yang masuk dan anda juga akan semakin termotivasi dan semakin semangat jika karya anda dapat menghasilkan uang.

 

3. Produktif Tingkat 3

Dalam tahap ini adalah tahap dimana apa yang kita hasilkan dapat mempengaruhi atau memotivasi orang lain agar ikut menjadi pribadi yang produktif pula, anda membuat sebuah karya atau sesuatu yang nantinya dinikmati oleh publik lalu orang-orang itu terpengaruh dan melakukan sesuatu karena apa yang kita hasilkan tadi.

 

Seorang motivator adalah salah satu contoh dari Produktif tingkat 3 ini, apa yang ia katakan dapat membuat orang lain berubah dan mengubah mindsetnya dalam hidup dan menjadi seseorang yang berbeda dari sebelumnya. Seperti kata orang-orang sukses “Orang Sukses adalah Orang yang Mensukseskan Orang Lain”.

 

Tentunya banyak sekali jika dijabarkan mengenai apa itu produktif, intinya apa yang anda hasilkan gunakanlah waktu yang anda miliki dengan sebaik-baiknya agar nanti tidak menyesal karena tidak bisa lagi berkarya dengan alasan kehabisan waktu, tidak sempat, buru-buru, dll. Apa yang saya tulis dan saya bagikan kepada anda saat ini juga salah satu yang saya lakukan untuk menjadi produktif walau mungkin saat ini masih belum bisa menghasilkan uang, tapi setidaknya tulisan ini bisa dibaca oleh banyak orang dan harapannya dapat bermanfaat.

 

Mungkin hanya sekian artikel ini, apapun keahlian anda jadilah pribadi yang dapat menghasilkan sesuatu yang nantinya dapat bermanfaat dan menghasilkan pundi-pundi rezeky bagi anda dan keluarga, mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam tulisan ini, silahkan berkomentar dengan bijak dan jangan lupa ikuti protokol kesehatan.

 

SEE YOU NEXT TIME....